Selasa, 03 Juli 2012

Mulianya Hatimu Ibu Yang Sebening Embun Pagi

Bismillahirrohmanirrohim........................

Asslamualaikum wr wb

Kasih Ibu Sepanjang Masa.......

Terlintas teringat lagu  like this :
Kasih ibu,
Kepada beta
Tak terhingga sepanjang masa
Hanya memberi,
Tak harap kembali,
Bagai sang surya, menyinari dunia.

Alhamdulillah sebegitu mulianya dirimu ibu dengan ketekunan & kelembutan yang tercurahkan selama ini, membuat anakmu ini begitu bangga dan bersyukur karena semua jasa & kasih sayangmu yang tanpa pamrih memberikan kontribusi dan nilai-nilai kebaikan dalam jalani hidup ini menjadi lebih baik kelak kukan jadi seperti dirimu jadi sosok ibu yang penyayang dan baik untuk anak-anaknya dan istri yang soleha untuk suami tercinta.

Hatimu selembut sutra dan tutur bahasamu santun menyejukkan hati ini, SubhanAllah betapa bersyukurnya aku dilahirkan dari rahim seorang ibu yang cantik lahir batin. disaat aku masih belum bisa mengenal dunia hingga kini aku sudah berkeluarga ibu masih selalu dalam sanubariku karena sudah menjadi bagian dari hidupku segalanya selain suami dan anak-anak ku nanti. Tanpa terkecuali juga rasa syukur yang tak terhingga, cinta kasih dan ridho Allah SWT yang utama." I LOVE YOU ALL 4EVER TILL THE END "

Jika teringat masa kecilku aku jadi tak bisa menahan air mata yang menetes dipipi ini, dikala aku lagi sakit ibu selalu ada buatku untuk ikhlas merawatku dengan penuh kasih sayang dan sentuhan lembut jemari tangannya merengkuh aku dalam buaian hangat tubuhnya. terkadang lumrah jika hal itu sangat aku rindukan apalagi sekarang ternyata yang menggantikan itu adalah suamiku tercinta, karena selama kita sudah hidup berumah tangga beban tanggung jawab bukan pada ortu lagi tapi lebih pada pasangan hidup kita pastinya.

Sewaktu masih kecil mungkin aku begitu membuat ibu repot dan pernah bikin marah ibuku, tapi meski begitu ibu tak lelah menasehati dan memberi perhatian lebih padaku untuk tak mengulangi lagi sikap/sifat burukku. aku merasa bersalah jika melihat ibu merasa hatinya galau dan sedih ketika anaknya mulai berontak dan tak mau menurut, kasihan? Aku tak mau melihat air mata yang keluar dari pipimu ibu bukan untuk kesedihan tapi simpanlah untuk kebahagiaan.

Senyum simpul dan tampak merona di wajahmu yang mulai keriput membuatku lega karena meski aku sudah ada suami, ibu selalu tulus hati dan selalu berdoa buat anak-anaknya untuk tetap memberikan support dan perhatian juga curahan kasih sayang yang luar biasa takkan pernah pupus sampai kapanpun. karena tanpa ibu aku tak brarti apa-apa dan bukan siapa-siapa?

Kesetiaan ibu pada bapak, kasih sayang dan kebaikan yang tercurahkan pada aku dan adik-adikku, memberikan motivasi yang baik dalam hidupku untuk menjadi seperti ibuku. Nilai-nilai positif dan semangat itulah akan ku kenang selalu sampai akhir hayatku, jasa, pengabdian dan pengorbanan yang diberikan pada anak-anaknya membuat pelajaran yang berharga nanti untuk anak-anakku juga karena pasti mereka bangga bisa punya sosok nenek dan ibu yang baik dan soleha lahir batin,amin.

Seiring berjalannya waktu aku merasa masih belum bisa memberikan kebahagiaan yang lebih pada ibu, ingin sekali bisa dan akukan berusaha untuk itu, setiap ketemu sama ibu.....bu doanya selalu buat anakmu ini agar selalu diberi kemudahan untuk bisa memberikan kebahagiaan yang lebih buat ibu dan keluarga selalu diberi sehat, berlimpah rezky, rahmat, hidayah, selamat dunia akhirat dan barokallah...amin 3x. senyum diwajahnya meluluhkan hatiku yang galau dan sejukkan pikiranku, SubhanAllah......I Love You MOM.

Sosok ibu membuatku menjadi lebih bersemangat dalam jalani hari-hari bersama keluarga baruku meski belum dikaruniai anak / momongan, terkadang harapan ibuku ingin sekali menimang cucu tapi karena Allah belum percayakan amanah itu ya gimana lagi harus sabar, pasrah, tetap ikhtiar dan selalu berdoa?
Mohon doanya ya sobat-sobat yang dimuliakan Allah SWT................mudah-mudahan bisa secepatnya punya sang buah hati agar aku bisa merealisasikan gimana jadi ibu seperti sosok ibuku yang baik hati dan soleha,amin.


Kok jadi Curhat gini ya, hehehe............ya mudah-mudahan bisa jadi pembelajaran buat sobat yang lain agar bisa memperlkukan ortu terutama ibu dengan sangat baik dan memberikan kebahagiaan lahir batin gimana membuat ibu selalu tersenyum dan bahagia? Ingat jangan pernah menyakiti hati ibu karena Allah SWT akan melaknat kita nantinya, Naudubilaminzalik......


Sebagaimana dikemukakan dalam sebuah hadits,

عَنْ أَبِيْ هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ قَالَ جَاءَ رَجُلٌ إِلَى رَسُوْلِ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ :يَا رَسُوْلَ اللهِ، مَنْ أَحَقُّ النَّاسِ بِحُسْنِ صَحَابَتِي؟ قَالَ أُمُّكَ، قَالَ ثُمَّ مَنْ؟ قَالَ أُمُّكَ، قَالَ ثُمَّ مَنْ؟ قَالَ أُمُّكَ، قَالَ ثُمَّ مَنْ، قَالَ أَبُوْكَ

Dari Abu Hurairah radhiyallaahu ‘anhu, belia berkata, “Seseorang datang kepada Rasulullah shalallahu ‘alaihi wasallam dan berkata, ‘Wahai Rasulullah, kepada siapakah aku harus berbakti pertama kali?’ Nabi shalallaahu ‘alaihi wasallam menjawab, ‘Ibumu!’ Dan orang tersebut kembali bertanya, ‘Kemudian siapa lagi?’ Nabi shalallaahu ‘alaihi wasallam menjawab, ‘Ibumu!’ Orang tersebut bertanya kembali, ‘Kemudian siapa lagi?’ Beliau menjawab, ‘Ibumu.’ Orang tersebut bertanya kembali, ‘Kemudian siapa lagi,’ Nabi shalallahu ‘alaihi wasallam menjawab, ‘Kemudian ayahmu.’” (HR. Bukhari no. 5971 dan Muslim no. 2548)

Berbuat baik kepada ibu adalah amal sholeh yang sangat bermanfa’at untuk menghapuskan dosa-dosa. Ini artinya, berbakti kepada ibu merupakan jalan untuk masuk surga.

Jangan Mendurhakai Ibu
Dalam sebuah hadits Rasulullah shalallaahu ‘alaihi wasallam bersabda,

عن المغيرة بن شعبة قال : قال النبي صلى الله عليه و سلم : إن الله حرم عليكم عقوق الأمهات ووأد البنات ومنع وهات . وكره لكم قيل وقال وكثرة السؤال وإضاعة المال

“Sesungguhnya Allah Ta’ala mengharamkan kalian berbuat durhaka kepada ibu-ibu kalian, mengubur anak perempuan hidup-hidup, menolak kewajiban dan menuntut sesuatu yang bukan menjadi haknya. Allah juga membenci jika kalian menyerbarkan kabar burung (desas-desus), banyak bertanya, dan menyia-nyiakan harta.” (Hadits shahih, riwayat Bukhari, no. 1407; Muslim, no. 593, Al-Maktabah Asy-Syamilah)

Ibnu Hajar memberi penjelasan sebagai berikut, “Dalam hadits ini disebutkan ‘sikap durhaka’ terhadap ibu, karena perbuatan itu lebih mudah dilakukan terhadap seorang ibu. Sebab,ibu adalah wanita yang lemah. Selain itu, hadits ini juga memberi penekanan, bahwa berbuat baik kepada itu harus lebih didahulukan daripada berbuat baik kepada seorang ayah, baik itu melalui tutur kata yang lembut, atau limpahan cinta kasih yang mendalam.” (Lihat Fathul Baari V : 68)

Sementara, Imam Nawawi menjelaskan, “Di sini, disebutkan kata ‘durhaka’ terhadap ibu, karena kemuliaan ibu yang melebihi kemuliaan seorang ayah.” (Lihat Syarah Muslim XII : 11)

Buatlah Ibu Tertawa

جَاءَ رَجُلٌ إِلَى رَسُوْلِ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ : جئْتُ أبَايِعُكَ عَلَى الْهِجْرَةِ، وَتَرَكْتُ أَبَوَيَّ يَبْكِيَانِ، فَقَالَ : ((اِرْخِعْ عَلَيْهِمَا؛ فَأَضْحِكْهُمَا كَمَا أَبْكَيْتَهُمَا))

“Seseorang datang kepada Rasulullah shalallaahu ‘alaihi wa sallam dan berkata, “Aku akan berbai’at kepadamu untuk berhijrah, dan aku tinggalkan kedua orang tuaku dalam keadaan menangis.” Rasulullah Shalallaahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Kembalilah kepada kedua orang tuamu dan buatlah keduanya tertawa sebagaimana engkau telah membuat keduanya menangis.” (Shahih : HR. Abu Dawud (no. 2528), An-Nasa-i (VII/143), Al-Baihaqi (IX/26), dan Al-Hakim (IV/152))

Jangan Membuat Ibu Marah

عَنْ عَبْدِ اللهِ بْنِ عُمَرَ قَالَ : رِضَا الرَّبِّ فِي رِضَاالْوَالِدِ، وَسَخَطُ الرَّبِّ فِي سَخَطِ الْوَلَدِ.
“Dari ‘Abdullah bin ‘Umar, ia berkata, “Ridha Allah tergantung ridha orang tua dan murka Allah tergantung murka orang tua. (Adabul Mufrod no. 2. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini hasan jika sampai pada sahabat, namun shahih jika sampai pada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam)

Kandungan hadits diatas ialah kewajiban mencari keridhaan kedua orang tua sekaligus terkandung larangan melakukan segala sesuatu yang dapat memancing kemurkaan mereka.
Seandainya ada seorang anak yang durhaka kepada ibunya, kemudian ibunya tersebut mendo’akan kejelekan, maka do’a ibu tersebut akan dikabulkan oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala. 

Sebagaimana dalam hadits yang shahih Nabi Shalallaahu ‘alaihi wa sallambersabda,

ثَلاَثُ دَعَوَاتٍ مُسْتَجَابَاتٌ، لاَ شَكَّ فِيْهِنَّ: دَعْوَةُ الْوَالِدِ عَلَى وَلَدِهِ، وَدَعْوَةُ الْمُسَافِرِ، وَدَعْوَةُ الْمَظْلُوْمِ.

“Ada tiga do’a yang dikabulkan oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala yang tidak diragukan tentang do’a ini: (1) do’a kedua orang tua terhadap anaknya, (2) do’a musafir-orang yang sedang dalam perjalanan-, (3) do’a orang yang dizhalimin.” (Hasan : HR. Al-Bukhari dalam Al-Adabul Mufrad (no. 32, 481/Shahiih Al-Adabil Mufrad (no. 24, 372))

Jika seorang ibu meridhai anaknya, dan do’anya mengiringi setiap langkah anaknya, niscaya rahmat, taufik dan pertolongan Allah akan senantiasa menyertainya. Sebaliknya, jika hati seorang ibu terluka, lalu ia mengadu kepada Allah, mengutuk anaknya. Cepat atau lambat, si anak pasti akan terkena do’a ibunya. Wal iyyadzubillaah..

Sobat…jangan sampai terucap dari lisan ibumu do’a melainkan kebaikan dan keridhaan untukmu. Karena Allah mendengarkan do’a seorang ibu dan mengabulkannya. Dan dekatkanlah diri kita pada sang ibu, berbaktilah, selagi masih ada waktu…


Curahkan kasih sayangmu pada ortu terutama ibu kita agar kita selamat dunia akhirat dan jalan kita diberikan Allah SWT kemudahan nantinya...........amin.
Met kumpul keluarga terkasih dan berikanlah cinta pada mereka dengan sepenuh hatimu..........
Met berjuang sobat................sukses
wsslmualaikum wr wb






Share

0 komentar:



:)) :)] ;)) ;;) :D ;) :p :(( :) :( :X =(( :-o :-/ :-* :| 8-} ~x( :-t b-( :-L x( =))
:a: :b: :c: :d: :e: :f: :g: :h: :i: :j:
:ka: :kb: :kc: :kd: :ke: :kf: :kg:
:kh: :ki: :kj: :kk: :kl: :km: :kn: :km: :ko:

Poskan Komentar

Silahkan Memberikan Kritik $ Saran :