Senin, 23 Juli 2012

Kenapa Oh Kenapa Di Bangku Ku.................?!!!

Bismillahirrohmanirrohim......................

Asslamualaikum wr wb

Salam cerdas dan ceria untuk Bunda dan sang Buah Hati..............Smile?


Ini sebuah kisah nyata di depan mata saya berdasarkan pengalaman dan ada juga input dari narasumber sendiri terutama Testimoni dari anak pelajar yang ada di daerah saya tempatnya rahasia ya....maaf? demi keamanan dan kebaikan juga agar bisa ambil hikmah nantinya dari kisah ini.

Berbicara perihal pendidikan untuk anak Usia Dini pastinya tertuju pada PAUD-TK/RA, awalnya saya tertarik dengan dunia pendidikan karena prihatin dengan pola pengajaran yang  diberikan pendidik pada anak didiknya tapi alasan intinya karena saya cinta dengan anak-anak kecil juga sech...hehehe...dalam pengalaman mengajar awal tahun yang lalu - lalu...hehehe, maaf gak saya sebut tahunnya sobat ? meski saya masih baru gabung pada salah satu sekolah PG-TK di tempat dimana saya tinggal, ini pengalaman pertama saya terjun di dunia pendidikan dan mengajar ternyata berbaur dengan anak-anak sangat menyenangkan sekali.


Meski Dunia Pendidikan itu baru buat saya tapi saya ingin sekali punya tambahan pengalaman dan banyak masukan ilmu, yang pastinya saya berharap untuk generasi penerus agar menjadi Generasi yang Berakhlakul karimah dengan mengenal imtaq, iptek dan jadi anak yg Soleh / Soleha untuk bekal dunia akhirat nantinya..amin.

Saat Pertama kali mengajar memang masih banyak yang perlu saya ketahui bagaimana jika menghadapi anak yang cenderung aktif, diam, pemalu, atau rewel. ya namanya juga masih anak-anak? Di saat sang buah hati masih pertama kali masuk sekolah tingkat PlayGroup-TK A peranan bunda sangat diperlukan dikarenakan terkadang si anak masih ingin ditemanin Bundanya jadi kemandirian si anak harus bisa diterapkan sejak dini agar proses belajar mengajar bisa berjalan dengan baik, disisi lain agar teman-temannya tidak mengikuti juga akhirnya sang guru kelimpungan deh....hehehe, tapi meski begitu peranan guru harus benar-benar lebih merajuk pada si rewel / si manja untuk bisa berbaur dengan temannya meminta dengan santun dan arahan yang baik pastinya.

Mengajar adalah hal yang menarik dan saya merasa tertantang untuk bisa turut berkarya mengemban tugas sebagai pendidik meski masih Mengajar di PAUD - TK/RA, seperti yang saya ketahui selama aktif mengajar banyak hal yang membuat saya jadi ingin menulis mencurahkan kisah yang sangat memprihatinkan perihal pola mengajar / mendidik anak didik yang masih Usia Dini. Yang saya tahu waktu itu melihat sikap Guru yang kasar baik tutur kata & sikapnya. padahal sang ortu titipkan anaknya kepada pihak sekolah untuk bisa bekerjasama dengan baik & memberikan ilmu yang bermanfaat bagi anaknya baik secara materil, moril dan pembekalan ilmu si buah hati dalam mempelajari banyak hal yang beragam pengetahuan dalam segala aspek.

Terkadang kita sebagai guru dituntut untuk profesional dalam mengemban amanat sebagai pendidik dan tulus hati memberikan contoh suri tauladan yang baik buat anak didik kita. Jangan hanya berpatokan pada ijazah atau gelar yang tinggi tapi cara menerapkan pada anak didik hanya sebatas itu - itu aja alias bukan pada pola pengajaran yang benar dan terarah berdasarkan Imtaq, Iptek dan yang berakhlakul karimah.



Ya jujur emang saya masih jauh dari gelar tapi saya sebagai guru / tenaga pendidik selalu berusaha optimal untuk memberikan yang terbaik buat anak didik saya, insyallah amanah dari wali murid untuk memberikan si buah hatinya bisa sesuai yang diharapkan. Meski guru bergaji kecil dan jauh dari kata UMR tapi jasa dan perjuangan untuk memberikan kontribusi yang baik dan salih untuk anak didik harus bisa dikembangkan dan dijalankan sesuai prosedur, kurikulum dan dengan hati. jika kita mengajar hanya mengharapkan jenjang karir tanpa melihat bagaimana perkembangan kreatifitas anak didik kita dalam mengenal CALISTUNGBAR bukan jaminan kalau cara menyampaikan dan pola pengajaran tidak diterapkan dengan benar, ya maaf bukannya apa-apa ? karena meski begitu pasti orang tak mau munafik perihal siapa sech yang tak mau punya jenjang yang baik tapi ya jangan asal ajar doanx donx? kasihan jika anak didik yang nantinya sebagai generasi penerus bangsa jadi salah arah kalau ilmu yang didapat bisa membuat ORTunya kecewa dengan kita sebagai guru ternyata harapan yang diberkan Nihil tak sesuai harapan mereka karena ingin memberikan yang terbaik untuk si buah hati tercinta.

Saya ingin sekali bisa kuliah tapi kantong lagi belum bisa terisi penuh...hehehe, mudah2an saja bisa secepatnya kuliah nantinya.amin...Mohon doa dan supportnya ya sobat agar cita-cita mulia ini bisa terwujud, amin? Saya antusias sekali ingin memperdalam Ilmu dan pengetahuan dengan lebih matang untuk anak didik tercinta sehingga nantinya bisa saya tumpahkan bekal apa yang didapat dari bangku kuliah, dari berbagai informasi / sumber yang ada terutama di internet dan pengalaman sukses dari guru senior yang sudah berpengalaman lahir batin dalam mendidik generasi penerus yang mumpuni, sebagai guru yang baik dan berjuang dengan hati bisa benar - benar di terapkan bukan hanya saya saja tapi bisa buat pembelajaran hidup untuk semua insan Allah SWT, handai taulan, sanak saudara dan anak-keturunan kita sendiri pastinya agar kelak tumbuh generasi penerus yang punya integritas tinggi, intelektual dan salih dalam menerapkan ilmu yang diberikan baik dari lingkungan sekolah, sehingga bisa diterapkan di lingkungan keluarga dan sekitarnya.

Seorang anak yang masih dalam proses pengenalan dan pengetahuan tentang segala hal apalagi masih anak usia dini ( Pg, Tk/ra ) tak menutup kemungkinan mereka masih belum bisa beradaptasi dengan baik dengan lingkungan sekolah, guru, teman dan ajaran yang diterapkan. jadi kita jangan terlalu banyak memberikan perintah dengan cara yang kasar atau membentak karena hal itu akan menyerang Pshykisnya dampaknya anak akan jadi berontak dan tak mau sekolah lagi karena sang guru berbuat kasar/jahat. Jangan pernah marahi anak didik dan membeda-bedakan derajat, harkat dan martabat mereka baik atau buruknya karena mereka perlu bimbingan dan arahan yang baik so berilah pembekalan yang benar karena mereka juga butuh perhatian dan sentuhan lembut sang guru yang baik dan salih sehingga memberi pengaruh yang positif dan baik dalam hidup mereka hingga kelak nanti.



Jangan membedakan dan memberikan perhatian khusus hanya pada satu anak saja dikala ada yang menangis dan rewel tapi lebih baiknya rangkul dan berikan arahan yang baik untuknya sehingga teman-temannya bisa tahu juga ini baik dan ini tidak baik apa yang selanjutnya perlu mereka pahami bagaimana menetralisir keadaan disaat teman yang lain ada yang mau ini atau itu hanya ingin dituruti atau extra ingin diperhatikan sehingga pecahlah konsentrasi untuk bisa menyelaraskan mereka untuk lebih bisa menyikapi / mengajarkan anak didik kita untuk punya responbility dan mandiri dalam menentukan sikap.

Tak mudah memang tapi itu adalah PR bagi kita guru agar bisa maxsimal memberikan yang terbaik untuk anak didik kita dengan tutur kata yang santun, lemah lembut, baik, ramah, senyum dan pastinya smart. Ada yang bilang GuRu itu harus Di Gugu Lan Di Tiru.....tapi dalam artian yang positif dan benar-benar bisa menjadikan yang terbaik dan lebih baik untuk anak didik kita dikancah nasional maupun international dengan bekal yang matang dari usia dini dengan Imtaq, Iptek dan Salih / Berakhlakul karimah.

Tidak ada kata untuk menyerah berjuang memberikan curahan kasih sayang dan bekal ilmu / wawasan yang baik pastinya untuk anak didik kita, jadi  guru tak luput dari masalah karena kita manusia disaat ada kendala masalah berat di rumah lantas di bawa di sekolah itu jangan ditunjukkan karena akan sangat menggangu kinerja kita sebagai guru berdampak buruk pada anak didik kita nantinya jadi kita dituntut untuk bisa profesional. tetap beri senyuman yang tulus, ramah dan santun menyapa anak didik kita meski seberat apapun itu so jangan cemberut dan bermuka masam.ok? Tetap semangat...semangat...!!!

Sebagai guru haruslah jujur berucap dan bersikap, santun budi bahasa dan pekertinya, memberikan pelajaran / bekal ilmu yang benar dan baik, ramah dan sopan, tulus hati dan ikhlas, rendah hati dan tidak sombong...rajin menabung dan beramal soleh...hehehe....senyum dan penuh semangat...., gimana bisakan , HARUS dan WAJIB ?

Maaf tulisan saya ini jangan disalah tafsirkan bukan untuk menyindir atau menjelekkan tapi hanya sekedar wacana dan semoga bisa memacu kita semua bagaimana menjadi sosok guru yang baik dan salih untuk anak didik kita.....bukan bermaksud menggurui dan merasa benar sendiri tapi dalam pandangan, apa yang saya tahu  dan apa yang saya lihat didepan mata banyak PR membuat saya tersentak untuk menulis dan curhat kepada sobat setiaku senatero dunia...hehehe, agar kita sebagai guru lebih berhati-hati dalam memberikan pendidikan dan mengajar dengan lebih baik bagi generasi penerus untuk menjadi yang terbaik kedepannya dunia akhirat...amin.

I love You All Children in the world........Peace Love and Always healthy 4 all, Ty

Semoga bermanfaat dan sukses selalu untuk semua, Jazakumulloh khoiron katsiro.

Wasalamualaikum wr wb
Share

0 komentar:



:)) :)] ;)) ;;) :D ;) :p :(( :) :( :X =(( :-o :-/ :-* :| 8-} ~x( :-t b-( :-L x( =))
:a: :b: :c: :d: :e: :f: :g: :h: :i: :j:
:ka: :kb: :kc: :kd: :ke: :kf: :kg:
:kh: :ki: :kj: :kk: :kl: :km: :kn: :km: :ko:

Poskan Komentar

Silahkan Memberikan Kritik $ Saran :