Jumat, 31 Agustus 2012

Ingin Tahu 10 Hal yang Membuat Bete.......?!

Bismillahirrohmanirrohim..............

Asslamualaikum wr wb

Hai sobat yang ceria, udah lama ini saya tak pernah posting dikarenakan masih banyak urusan penting apalagi habis Lebaran Idl fitri, hehehe......Maaf LhrBtn ya?


Kali ini saya ingin share info perihal apa saja 10 Hal yang bisa membuat Bete alias Boring....xixixi, Langsung aja ya sobat daripada manyun & basa - basi lagi, monggo....Cek this out :


1. Salah makan
Makanan yang tidak tepat akan berpengaruh tidak hanya pada kondisi fisik (seperti mual dan sakit perut) tapi juga kondisi hati. Anda jadi mudah marah, kurang fokus, lebih agresif, gugup atau hiperaktif. Jika Anda merasa tersiksa dengan perubahan mood Anda secara terus-menerus, cobalah menjaga asupan makan Anda dengan mencatat apa yang Anda makan serta dampaknya terhadap suasana hati.

2. Dekorasi rumah Anda
Jika Anda ingin memperbaiki mood, cobalah mengubah dekorasi rumah Anda, karena lingkungan sangat berpengaruh terhadap suasana hati. Warna merah dapat membuat beberapa orang menjadi mudah marah atau bermusuhan, sedangkan kuning dapat membuat Anda merasa bahagia dan biru dapat membantu Anda menjadi lebih rileks. Penelitian juga menemukan bahwa dengan menggantung gambar-gambar yang menenangkan seperti lukisan yang indah, mood seseorang dapat berubah secara positif dan berkurang tingkat stres dan kegelisahan.

3. Dipromosikan
Saat kita banyak bermimpi mendapatkan promosi dalam pekerjaan, kenyataannya tidak sebaik yang Anda pikirkan. Sebuah penelitian yang dilakukan oleh beberapa peneliti dari University of Warwick menemukan, karyawan yang dipromosikan dalam pekerjaannya mengalami ketegangan mental alih-alih kualitas hidup yang membaik. Dan rata-rata ada penurunan 10 persen terhadap kesehatan mental.

4. Lampu di samping tempat tidur
Jika Anda sering membaca sambil tidur-tiduran atau menonton TV, maka suasana hati akan ikut terdampak. Penelitian mengungkapkan, cahaya pada malam hari dapat menekan produksi hormon melatonin — yang secara rutin diproduksi pada saat suasana gelap. Jadi cobalah untuk membeli tirai dan pastikan Anda mematikan semua lampu pada malam hari untuk memberikan diri Anda dorongan kebahagiaan.

5. Kekurangan nutrisi
Depresi dapat disebabkan oleh beberapa hal, dan gejalanya dapat menjadi semakin buruk ataupun membaik berdasarkan asupan makan Anda. Kekurangan vitamin D, B (terutama B6, B12 dan folat) serta lemak Omega-3, dapat menyebabkan depresi dan kegelisahan. Cobalah untuk menambahkan makanan yang kaya akan nutrisi tersebut dalam asupan makan Anda.

6. Teman-teman Anda
Anda mungkin akan berpikir bahwa menghabiskan waktu bersama teman-teman Anda merupakan hal yang baik untuk meningkatkan mood. Namun tahukah Anda bahwa semua itu bergantung pada mood mereka? Penelitian menemukan, emosi positif dan negatif dapat menular dengan mudah tanpa disadari. Sebuah status Facebook bahkan dapat memengaruhi orang lain selama tiga hari.

7. Waktu tidur
Kita sadar bahwa kurang tidur dapat membuat mood kita memburuk, namun penelitian mengungkapkan bahwa waktu Anda tidur hampir sama pentingnya dengan seberapa banyak tidur yang Anda dapatkan. Berdasarkan sebuah studi yang dipublikasikan dalam “Psychiatry and Clinical Neurosciences”, burung hantu hampir tiga kali berpeluang mengalami gejala depresi daripada burung lain yang beraktivitas pada siang hari, jadi, cobalah untuk tidur lebih awal untuk meningkatkan mood.

8. Obat
Sebuah studi yang dilakukan oleh peneliti Monash University menemukan bahwa para wanita yang mengonsumsi pil KB berpotensi hingga dua kali mengalami depresi dari mereka yang tidak. Untuk beberapa wanita, pil KB tertentu dapat juga mengakibatkan perubahan mood, mudah marah dan kehilangan libido.

9. Merokok
Kita semua tahu kalau merokok dapat menimbulkan kanker, penyakit jantung dan penuaan dini, namun ternyata merokok juga dapat mempengaruhi kesehatan mental Anda. Menurut hasil sebuah studi yang dilakukan para peneliti dari Selandia Baru, orang yang merokok dapat meningkatkan risiko mereka terhadap depresi, dan bagi mereka yang kecanduan nikotin, dapat meningkatkan risiko hingga dua kali lipat mengalami gejala depresi dibandingkan mereka yang tidak kecanduan.

10.Cahaya matahari
Sebagian besar dari kita mungkin pernah mendengar tentang gangguan emosi yang disebabkan oleh musim dingin yang gelap, namun tahukah Anda bahwa cahaya matahari juga dapat membawa kesedihan? Saat musim panas, kurang dari satu persen populasi penduduk mengalami gangguan emosi (dibandingkan 5 persen saat musim dingin). Gangguan tersebut juga bisa mengakibatkan kondisi yang serius terhadap mereka yang mengalaminya, seperti insomnia, penurunan nafsu makan dan depresi.

Bagaimana sobat yang baik menarik bukan info diatas......selamat brexperimen, sehat dan sukses selalu, oce?
Semoga bermanfaat dan indahnya bisa berbagi......trims.

Sumber ; DI SINI

Wasslamualaikum wr wb
readmore »»  
Share

Selasa, 07 Agustus 2012

Anak Investasi Masa Depan

Bismillahirrohmanirrohim.........

Asslamualaikum wr wb

Anak adalah amanah/titipan Tuhan kepada orang tua untuk diasuh, dibimbing dan dididik agar menjadi orang yang kelak berguna bagi orangtua, agama, nusa dan bangsa.


Anak adalah pelipur lara, dikala kita lelah, jenuh, mendengar canda anak-anak kita semua jadi gembira. 
Anak sebagai pengikat bahtera rumah tangga, banyak orang berpikir kalau tidak punya anak, bahtera rumah tangga lebih mudah untuk berakhir ketika terjadi konflik dan ketidakharmonisan antara pasangan suami dan istri.

Anak adalah generasi bangsa, maju mundurnya sebuah bangsa tergantung dari kualitas generasinya.
Anak sebagai penjaga dinasty dari semua keluarga, menjunjung tinggi martabat keluarga (mendem jero mikul duwur) dalam bahasa Jawa.
Anak juga masih diartikan sebagai sebuah aset dan atau investasi keluarga, anak harus bisa berkontribusi secara ekonomi.

Begitu arti anak bagi orang tua, keluarga, masyarakat dan negara, baik secara ekonomi, politik, sosial budaya. Apa yang diharapkan oleh berbagai pihak, ternyata tanpa disadari telah melahirkan sebuah ”beban” bagi anak, agar apa yang sudah dilabelkan orang dewasa kepada anak bisa terpenuhi. Orang dewasa seringkali hanya meminta/menuntut agar anaknya bisa seperti yang mereka harapkan, tanpa melihat apakah kewajiban kepada anaknya sudah dipenuhi, demikian juga anak, walaupun jenjang pemikiran anak juga sangat bertingkat ketika mereka menunut apa yang menjadi haknya.

Seringkali anak tidak pernah tahu sama sekali akan hak-haknya. Pola asuh, doktrin, pendidikan yang mereka terima tidak mampu menyadarkan kepada anak bahwa mereka sebagai anak, mereka mempunyai hak dan kewajiban. Tentunya selalu bahwa kewajiban anak, adalah haknya orang dewasa (orang tua-keluarga, masyarakat dan negara), haknya anak adalah kewajiban orang dewasa.


Untuk bisa melihat keseimbangan antara hak dan kewajiban tersebut perlu juga kita lihat kembali, bahwa anak (referensinya anak adalah manusia yang berusia dibawah 18 tahun : sumber Undang-undang no 23 tahun 2003 tentang Perlindungan Anak /UUPA).

Secara umum merujuk pada Konvensi Hak Anak, ketika keberadaannya ada (sejak bertemunya sperma dan sel telur dalam kandungan) ada 4 hak dasar, antara lain : hak hidup, hak tumbuh kembang, hak perlindungan dan hak untuk berpartisipasi. Sehingga ketika seorang ibu ingin menggugurkan janin dalam kandungannya, maka saat itu juga telah terjadi pelanggaran hak anak.

Anak mempunyai hak untuk tumbuh dan berkembang, tumbuh berarti secara fisik (tinggi dan berat badannya) sedangkan berkembang, kejiwaannya, dari tidak bisa berbicara menjadi bisa berbicara, anak-anak berhak untuk mendapat asupan makanan yang bergizi untuk pertumbuhannya, perlu belajar – sekolah, bermain, mendapatkan kasih sayang dll. Anak berhak mendapatkan perlindungan dari berbagai tindakan kejahatan, eksploitasi dan kekerasan oleh siapapun. Hak untuk berpartisipasi, hak untuk berpendapat bukan hanya untuk orang dewasa, anak-anakpun berhak untuk menyampaikan pendapatnya, gagasan dan ketidaksetujuan.

Dan keputusan yang diambil oleh anak belum bisa diakui sebagai sebuah keputusan , karena anak belum mempunyai informconsern. Selain hak, anak juga mempunyai kewajiban, kewajiban anak secara umum adalah menghormati orang dewasa dan sesamanya, belajar dengan giat.

Melihat hak dasar yang secara jelas tercantum dalam undang-undang yang ada, ada kewajiban kita sebagai orang tua, anggota masyarakat dan sebagai aparatur negara memenuhi hak anak-anak kita. Pertanyaan nya apakah kita semua telah memenuhi hak dasar anak, agar anak-anak kita menjadi generasi yang berkualitas, dan berbagai harapan orang dewasa lainnya.

Kalau kita lihat perkembangan kasus perkasus setiap hari, yang kita lihat secara nyata dilapangan, melihat berita di berbagai media cetak dan elektronik, nampaknya jawaban yang tepat adalah sesungguhnya kita belum sepenuhnya mampu memenuhi hak dasar anak-anak kita.

Kita melihat dengan mata kepala, anak-anak kecil ditepi jalan tanpa alas kaki, tutup kepala, diterik matahari harus bergelut dengan asap kendaraan baik sendiri maupun bersama orangtuanya untuk mengkais rejeki (mengemis, mengamen), bangun jam 2 malam bersama orang tuanya harus menyadap getah karet, bergulat dengan sampah dengan segala resikonya menjadi pemulung, melakukan pekerjaan rumah tangga sebelum majikan bangun dan tidur setelah majikan tidur dan yang lebih ironis lagi demi mendapatkan uang pada usia anak-anak mereka harus menjadi pelayan seks dengan segala resiko, terkena stigma (perempuan nakal dan penggoda istri orang), terkena Infeksi Menular Seksual (IMS) bahkan HIV-AIDS.

Belum lagi anak-anak yang menjadi korban kekerasan oleh orang tua/dewasa (meninggal, cacat permanen, trauma), anak-anak menjadi korban eksploitasi seksual, perkosaan oleh orang dewasa termasuk orangtua/keluarganya (inses). Anak-anak yang mengalami masalah hukum, karena dilibatkan oleh orang dewasa dalam kasus pembunuhan, narkoba, judi dll. Ditambah lagi karena kelalaian dan ketidakmampuan orang tua anak menjadi korban gizi buruk, sakit yang diturunkan olah orangtuanya (HIV), dsb.

Kondisi tersebut adalah realitas yang setiap hari kita lihat, dengar dan mungkin kita tangani. Pertanyaan kemudian dengan gambaran tersebut apakah kita masih optimis bahwa generasi kita 10-15 tahun kedepan betul-betul menjadi generasi yang berkualitas dan mampu bersaing di era globalisasi seperti yang sudah mulai kita hadapi saat ini.

Mungkin ada beberapa anak yang beruntung terlahir dan berada dilingkungan keluarga/orangtua dan masyarakat yang sangat peduli terhadap keberadaan mereka, tetapi masih banyak anak-anak yang hidup pada situasi yang serba terbatas dan membuat mereka tidak mempunyai pilihan lain dan pada akhirnya mereka melakukan apa saja, termasuk pekerjaan dengan konsekwensi yang cukup berat, hanya untuk sekedar bertahan hidup.


Sementara pemerintah belum bisa berbuat banyak untuk membuat anak-anak yang kurang beruntung tadi bisa menikmati masa tumbuh kembangnya secara wajar sehingga siap menjadi generasi yang mampu bersaing dengan generasi bangsa lain.

Beberapa hasil pengamatan dilapangan, secara kasat mata saja, anak-anak yang tumbuh berkembang dengan berbagai problematikanya, antara lain yang mengalami kekerasan fisik, psycis, eksploitasi seksual dan ekonomi, menjadi pekerja anak, harus berkonflik dengan hukum sesungguhnya bukanlah sesuatu yang mereka cita-citakan, tetapi karena keterpaksaan yang diasebabkan oleh sistem sosial-budaya, ekonomi, politik yang tidak memasukkan prespektif anak dalam berbagai aktifitas dan kebijakannya.

Ada berbagai faktor yang menyebabkan anak-anak terpaksa harus menjalani hidup yang tidak sesuai dengan dunianya ( belajar, bermain, mendapatkan kasih sayang dll). Beberapa faktor tersebut antara lain sebagai berikut :

1. Kemiskinan, 
Kemiskinan selalu menjadi alasan klasik, yang kemudian menjadi setengah pembenaran ketika anak-anak harus menjadi korban ekslpoitasi ekonomi, menjadi pekerja anak dengan alasan membantu ekonomi orang tua. Di banyak kasus upaya untuk mengentas pekerja anak khususnya di sektor pekerjaan yang cukup membahayakan jiwa dan tumbuh kembang anak ( anak yang bekerja dibawah usia 18 tahun yang kemudian berakibat kehilangan masa sekolah, bermain dan tumbuh kembangnya) selalu terkendala dipersoalan siapa yang kemudian akan membantu menopang kebutuhan ekonomi anak dan orang tuanya.

Karena paradigma orang tua melihat bahwa anak ini adalah aset ekonomi bagi keluarga. Kondisi ekonomi keluarga betul-betul miskin, untuk kebutuhan dasar saja ( makan, kesehatan, tempat tinggal) sangat tidak layak.

Sementara negara dengan berbagai alasannya belum mampu menjawab kebutuhan mereka minimal sesuai standart normatif. Yang kemudian pada akhirnya upaya membantu mengentas mereka hanya berhenti sebatas program/proyek berjalan, setelah itu mereka akan kembali lagi menjadi pekerja anak dengan berbagai bentuk eksploitasi dan resiko yang akan dialami, dan orang tua maupun anak tidak sampai berpikir untuk masa depannya, dengan berbagai aktifitas belajar, bermain dengan penuh sukacita sesuai dengan jenjang usianya.

Andai saja kemiskinan masyarakat kita tidak separah ini, mungkin anak-anak tidak ”dikorbankan” untuk tidak terpenuhi hak-haknya, dengan alasan ekonomi. Dan andai saja tidak ada korupsi maka uang negara akan cukup untuk bisa mensejahterakan anak-anak kita.

2. Pendidikan 
Idealnya masa anak-anak adalah masa emas untuk belajar dalam rangka mempersiapkan diri menjadi generasi yang siap bersaing dimasa mendatang. Karakter-budi pekerti- sikap yang baik sesuai dengan norma yang berkembang sesuai jamannya, nasionalisme yang kuat serta pengetahuan dan ketrampilan yang dapat menjadi bekal untuk hidup sebagai individu, anggota masyarakat dan sebagai warga negara.

Akan tetapi cita-cita itu jauh dari ketercapaiannya ketika pada masa dimana anak harus belajar, tetapi mengalami problemetika sosial-budaya, ekonomi yang kemudian membuat mereka tidak bisa belajar. Kemiskinan yang dialami keluarga membuat anak-anak terpaksa tidak bisa sekolah atau putus sekolah walaupun wajar 9 tahun sudah menjadi program nasional, SPP memang gratis, tetapi biaya pendidikan yang lain seringkali masih dirasakan berat bagi keluarga dengan kondisi ekonomi miskin, kesadaran orang tua dan motivasi anak untuk belajar yang relatif rendah, sistem pembelajaran di lembaga pendidikan yang belum ramah anak, membuat anak merasa tidak nyaman di sekolah, walaupun tenaga pendidiknya sudah tersertifikasi dengan konsekweksi hak yang cukup memadai, namun belum signifikan dengan tingkat kualitas proses dan hasil pembelajaran, (hal ini sangat perlu untuk direfleksikan dan dievaluasi oleh multistakeholder yang terkait dengan pelayanan pendidikan).


Sekolah dengan kualitas bagus identik dengan sekolah mahal, sehingga tidak mungkin anak-anak dengan motivasi terbatas, kemampuan ekonomi orang tua yang terbatas tidak mampu menembus prosedur untuk bisa masuk sekolah bagus dan berkualitas.

Data di lapangan menunjukan tingginya angka DO, partisipasi belajar rendah, tingginya angka transisi selalu berbanding lurus dengan persoalan pekerja anak, anak jalanan, pernikahan dini, eksploitasi seksual anak, pembantu rumah tangga anak, anak yang berkonflik hukum, termasuk anak-anak yang menjadi korban trafiking.

Kalau saja semua anak pada usianya mereka semua bisa belajar dengan baik, paling tidak berbagai problematika pada anak-anak kita bisa diminimalisir, dan mereka akan betul-betul menjadi generasi yang berkualitas dan mampu bersaing dimasa depan.

3. Politik- sosial- budaya
Perubahan rezim otoriter menjadi rezim yang lebih demokratis, ternyata juga belum berbanding lurus dengan berkurangnya problematika pemenuhan hak anak. Para elit politik (diberbagai level) yang selalu berjanji akan mensejahterakan masyarakat termasuk anak-anak belum banyak bukti yang kemudian berdampak terhadap penyelesaian kesejahteraan anak. Banyak uang negara yang justru habis untuk mewujudkan idealisme demokratisasi yang ternyata belum signifikan dengan kesejahteraan masyarakat. Banyak kebijakan yang dihasilkan akan tetapi penegakannya masih jauh dari harapan untuk bisa memenuhi hak anak, sebagai calon penerus perjuangan bangsa.

Persoalan relasi gender, juga menjadi pemicu bahwa anak-anak, khususnya anak perempuan mendapatkan perlakuan diskriminasi ( terutama pada keluarga-masyarakat miskin) eksploitasi seksual pada anak-anak perempuan. Bahkan di beberapa wilayah masih berkembang pandangan bahwa melahirkan anak perempuan adalah aset yang sangat berharga, mereka bisa bekerja tanpa sekolah tinggi dan mendapatkan uang cukup banyak.

Budaya patriartki yang masih kental membuat disharmonisasi keluarga (egoisme orang tua) banyak memberikan kontribusi terhadap persoalan anak. Hampir 80 % anak-anak yang bermasalah adalah produk keluarga yang bermasalah. Andai saja para orang tua yang telah bersepakat untuk mempunyai anak kemudian memahami hak-hak anak, mempunyai komitmen, melakukan pola asuh yang baik mungkin anak-anak kita tidak akan mencari figur tauladan, kasih sayang dan kepuasan lainnya diluar yang seringkali menghacurkan hidup mereka sendiri.

Budaya balas budi dan memandang anak adalah aset keluarga seringkali yang justru mengaksploitasi anak ( dengan dalih anak harus menghidupi orang tua) anak diperalat untuk medapatkan belas kasihan. Dan anak sendiri ketika sudah didoktrin oleh orang tua mereka tidak merasa bahwa mereka punya hak, dan pada akhirnya karena tidak disadari oleh anak mereka menikmati dunia yang sebetulnya bukan dunia anak..

Melihat fakta persoalan dan berbagai penyebabnya, ada beberapa usulan yang perlu menjadi pemikiran bersama baik oleh orang tua, masyarakat maupun negara.

Beberapa usulan tersebut antara lain : 
1. Apapun kondisi kita (ekonomi, politik, sosial budaya) untuk kepentingan yang terbaik anak harus di nomersatukan, kalau orang tua tidak mampu memenuhi hak anaknya karena keterbatasan, masyarakat dan negara harus mengambil peran, agar yang namanya kemiskinan struktural (turun temurun) tidak terjadi. Apa yang dilakukan oleh anak tidak jauh dari apa yang dilakukan oleh orang tua/pengasuhnya.

2. Pendidikan (pola asuh) dikeluarga itu adalah basic pendidikan, sehingga sangat penting bagi para orang tua untuk bisa memberikan pemahaman, pembentukan sikap-perilaku dan karakter pada anak agar anak-anak mempunyai filter terhadap pengaruh pendidikan dan pola pergaulan diluar rumah.

3. Pemerintah telah berkomitment untuk menaikkan jumlah alokasi anggaran pendidikan, wajar 9 tahun dengan berbagai support pendukungnya. Kalau bisa dikelola dengan baik, tidak disalah gunakan oleh para oknum2nya kita pasti yakin tidak ada lagi anak-anak yang tidak bersekolah karena tidak bisa membayar biaya pendidikan atau tidak merasa nyaman disekolah karena sistem balajar yang tidak ramah anak.

4. Aturan hukum yang ada (terutama yang terkait dengan pemenuhan hak dan perlindungan anak) kita tegakkan dengan satu komitmen yang sama, bahwa ini semua demi yang terbaik untuk generasi bangsa.
Inilah refleksi singkat menyambut hari anak nasional, semoga yang sedikit ini bisa memberikan pencerahan kepada para calon orang tua, orang tua, masyarakat dan aparatur pemerintah yang berkewajiban memenuhi hak anak.


Siapa yang ingin sukses, mau cek >> Building Success Conception....Penasaran ingin tahu selengkapnya bisa lihat DI SINI. Bagaimana sobat akhirnya kita jadi tahukan, semoga bermanfaat...trims

sumber dari :  Abdoel Muntholib Staf Seksi Informasi di  / bppnfi reg4surabaya]

Wasslamualaikum wr wb
readmore »»  
Share

Minggu, 05 Agustus 2012

Permainan Seru Mengasah Panca Indera Anak

Bismillahirrohmanirrohim..........

Asslamualaikum wr wb

Masih tetep setiakan sobat baca dan menantikan postingan saya berikutnya..........hehehe, Alhamdulillah...makacih banyak ya?

Berikut saya ingin memberikan informasi yang menarik pastinya tak jauh dari dunia pendidikan anak - anak, dengan mengenal Permainan seru mengasah Panca Indera Anak Oleh : dr. Ariani Sumber ( Klik Sini )


1. Buah untuk dilihat, dicium dan dicicipi
Umur : 2 tahun ke atas
Material : Buah-bahan

Cara bermain :
• Sediakan buah-buahan (misalnya apel merah, pisang, jeruk anggur).
• Perlihatkan dan perkenalkan kepada si kecil nama buah satu per satu.
• Mintalah si kecil untuk menyebutkan kembali nama-nama buah-buahan tersebut
• Setelah mengenal warna si kecil dapat anda ajak diskusi mengenai warna,rasa, tekstur dan lain-lain..

Variasi
• Menggunakan buah plastik (tentunya tidak ada kegiatan mencium dan mencicipi)
• Menggunakan aneka sayur atau daging sebagai pengganti buah-buahan
• Menutup mata dengan sapu tangan, dan minta ia menebak buah yang sedang dipegangnya, atau yang kita masukkan ke mulutnya

2. Berjalan-jalan sambil mendengar suara
Umur : 5-7 tahun
Material : Bila memungkinkan bawalah tape recorder untuk merekamsuara-suara yang Anda dan si kecil dengar selama perjalanan, alternatif lain, bawalah buku catatan.

Cara bermain :
• Ajak si kecil berjalan-jalan. Tak perlu jauh, ke taman dekat rumah juga boleh
• Anda bisa katakan pada si kecil,”Selama perjalanan kita hanya boleh mrndengar dan tidak boleh bersuara.”Atau bisa saja tidak ada aturan itu, namun anda dan si kecil bisa saja berhenti sejenak di beberapa tempat dan mendengar suara di sekitarnya.
• Pada saat berhenti,ciptakan suasana hening, sehingga banyak suara-suara itu dengan tape recorder.
• Setelah sampai di rumah, anda bisa memutar tape recorder dan melakukan diskusi tentang suara yang direkam tersebut
• Bila anda menggunakan buku catatan, diskusikan berdasarkan hasil catatan.

Variasi :
• Pergi ke tempat yang jarang didatangi si kecil, seperti pantai atau gunung. Disana si kecil bisa mendengar debur ombak atau gemerisik aliran sungai.

3. Mencium toples dengan aroma yang berbeda
Umur : 3 tahun
Material ; 8 buah toples dan 4 macam aroma yang berbeda (misalnya: kayu putih, mint, durian dan kopi)
Teteskan aroma tersebut di atas kapas. Masukkan kapas k edalam botol. Masing-masing aroma dimasukkan ke dalam dua toples yang berbeda.
Beri tanda di bawah botol untuk pasangan botol dengan aroma yang sama. Taruh botol-botol tersebut di baki.

Cara bermain :
• Dekatkan salah satu botol ke hidung anak anda. Tanyakan, “Ade, tahu, aroma apa ini?, bila si kecil tahu, lanjutkan ke botol yanglain
• Bila si kecil tidak tahu, anda harus memberitahunya lalu lanjutkan ke botol yang lain.
• Setelah itu ajak anak untuk memasangkan botol yang aromanya sama.


4. Permainan kantong misteri
Umur : 2 tahun ke atas
Material : 2 buah kantong dengan tali cord yang sama (tidak tembus pandang), 2 set benda dengan bentuk geometris berbeda (kubus, bola, prisma, dll). Masukkan benda tersebut ke dalam kantong, setiap bentuk ada dalam tiap kantong.

Cara bermain :
• Berikan satu kantong misteri pada anak, dan satunya lagi Anda pegang
• Masukkan tangan anda ke dalam kantong dan ambillah sebuah benda, contohnya kubus, keluarkan dan tunjukkan kepada buah hati anda, “lihat, bunda dapat kubus. Ade ingat, nama benda ini kubus.
• Minta anak anda untuk mengambil be nda yang bentuknya sama dari kantong tanpa membukanya(ia hanya boleh meraba).
• Bila si kecil sudah mendapatkan, puujilah dia
• Selanjutnya Anda coba dengan bentuk benda yang lain

Variasi :
Untuk permainan yang sederhana, Anda bisa lakukan dengan bentuk benda yang biasa ditemukan sehari-hari, misalnya sendok, pensil, bola kecil, dll.

Selamat mmencoba dan semoga bermanfaat ya ? trims

Wasslamualaikum wr wb

Daftar Pustaka
1. Majalah Parents Guide Vol V No 6 Maret 2007.
2. R. Oberlander, June. Slow and steady get me ready. Primamedia Pustaka. Jakarta : 2005.
readmore »»  
Share

Biology Animasi - Anatomi Tentang Otak Manusia

Bismillahirrohmanirrohim.........

Asslamualaikum wr wb

Hello sobat yang budiman bagaimana kabarnya hari ini, masih tetap semangat dan selalu ceriakan...amin.

Pastinya kali ini saya mau berbagi info menarik dan keren untuk anak-anak tercinta, mengenalkan permainan yang mendidik dan membuat anak semakin mudah melakukan experimen / penilitian dalam belajarnya.
untuk kali ini saya berbagi  permainan edukasi anak pembelajaran mengenal Biologi Animasi - Anatomi Tentang Otak Manusia.


Hal ini berguna untuk siswa-siswi SD, SMP atau SMA. Untuk memberikan nuansa yang lebih kreatif sobat bisa arahkan anak-anak tercinta anda dengan melakukan experiment dengan melakukan pekerjaan rumah melalui media laptop atau komputer sehingga Anda bisa membuat sebuah animasi interaktif menyajikan anatomi otak. Dalam animasi ini, jika pointer mouse di atas beberapa bagian otak, maka akan hightlight bagian itu. Jika Anda mengklik bagian tersebut, ia akan menampilkan informasi tentang bagian.

Dengan pekerjaan rumah ini, Anda dapat berlatih membuat presentasi interaktif sederhana dengan tombol interaktif di flash.untuk lebih detailnya bagaimana coba  KLIK DISINI  untuk mengetahui sumbernya langsung sobat.

Untuk memainkannya sekarang coba klik : Biology Animation-Brain Human

Bagaimana sobat setiaku, menarikkan ?hehehe....selamat mencoba dan semoga bermanfaat....amin, ty

Wasslamualikum wr wb

readmore »»  
Share

Educational Flash Games : Maths - Wolf And Rabbit

Bismillahirrohmanirrohim .........

Asslamualaikum wr wb

Hello dear friend how are you today, still keep the spirit and always brighten ... amen.
Surely this time I want to share interesting info and cool for the kids loved, to give a different feel to introduce games that educate and make children more enthusiasm in learning.


so to get around the boredom of children in the study so-so may we as parents provide insight into other, more interesting with the introduction of such technologies will play while learning the children become interested to follow it, wondering how? for this time I shared a free download educational games kids learning math the following instructions:

In this game you have a very important humanistic mission, Â's mission is to save the rabbit from the pursuing wolves. Answer any calculations as quickly as possible. After completing the 10 questions in time, the rabbit will be safe.

This game is very interesting for students, early childhood / kindergarten or elementary school. They can practice their calculation speed. Math can be fun and exciting for sure!

Clik this play : Wolf and Rabbit

how my loyal friend, pulled out? hehehe .... good luck and hopefully useful .... amen, ty

Wasslamualikum wr wb
readmore »»  
Share

Sabtu, 04 Agustus 2012

Aplikasi Software Gratis Game Puzzle Kerenz

Bismillahirrohmanirrohim...

Asslamualaikum wr wb

Hai sobat yang selalu sehat dan penuh semangat masih seneng gak visit in my blog so pasti banyak info menarik kan untuk di ikuti, hehehe.....

Jigsaw_Planet01

Anak anda bosan dirumah selama liburan? Anda tidak ingin anak anda bermain ke tempat-tempat berbahaya? Tidak ingin anak anda main terlalu jauh dari rumah? Beri anak anda game puzzle anak, dengan demikian anak anda pasti rajin dirumah. Selain itu, game puzzle anak adalah game untuk menambah ketangkasan, kosentrasi dan kecerdasannya untuk menyelesaikan puzzle.

JigZone menyediakan game edukasi anak yaitu game puzzle online, disini anak anda dapat bermain puzzle dari 6 potongan puzzle hingga 247 potongan puzzle dengan bentuk yang berbeda dari bentuk classic, zigzag, block, polygons, tetris dan masih banyak lagi. Selain itu game ini menyediakan lebih dari 1000 gambar puzzle. JigZone juga menyediakan waktu untuk mengukur seberapa cepat anak anda menyelesaikan puzzle.

Berikut 2 game puzzle online yang dapat dimainkan anak anda:
1. JigZone




Mainkan game puzzle di JigZone dengan mengunjungi link dibawah ini  :  JigZone Klik

2. Jigsaw Planet

Jigs@w Puzzle 2 - desktop jigsaw game for Windows - download and try it

Berbeda dengan JigZone, Jigsaw Planet lebih sulit dimainkan. Anak tidak bisa menentukan berapa potong puzzle dari gambar yang mereka inginkan. Namun ada fitur Ghost yang bisa membantu anak anda untuk membangun puzzlenya. Anak juga bisa membagikan hasil dari puzzle anda ke jejaring sosial seperti Facebook, Twitter, Google+, dan masih banyak lagi. Anak juga bisa membuat puzzle sendiri dengan cara mengklik tombol Create.


Mainkan game puzzle di Jigsaw Planet dengan mengunjungi link dibawah ini : Jigsaw Planet Klik


Masuk pada link yang saya sharekan dan pilih macam - macam puzzle kerenz yang bisa asah otak biar sehat, hehehe.....otak atik saja ya sobat ikuti clues nya, pilih gambar sesuai yang sobat sukai, oce ?

Selamat mencoba dan semoga bermanfaat....amin.ty

Wasslamualaikum wr wb
readmore »»  
Share

Download Software Gratis Bermain Dan Belajar

Bissmilahirrohmanirrohim..

Asslamualaikum wr wb

Pada kesempatan kali ini saya ingin berbagi tentang Download Software gratis untuk pendidikan untuk anak.....penasaran apa saja gamenya, simak saja wacana dibawah ini, cek this out  :


Dimana Saya merasa bahwa anak merupakan invest yang sangat berharga bagi kita semua....selama ini anak-anak sering di dapati dengan game-game yang kurang mendidik.

Pedih rasanya jika melihat kenyataan tersebut untuk itulah saya ingin berbagi software pendidikan lagi yang bisa dimainkan layaknya game......Silahkan untuk mendownload nya...Tolong manfaatkan download ini sebaik-baiknya dan sharekan ama teman, saudara atau orang disekitar anda sobat agar tahu juga,,,,indahnya bisa berbagi untuk sesama, Oce ?


a. Software belajar matematika untuk anak usia pra tk-sd...........Download Disini
Software ini setelah didownload tinggal diextract langsung bisa dimainkan......

b. Aplikasi untuk tingkat logika pada anak..................................Download Disini
aplikasi ini juga demikian langsung bisa dimainkan.......

c. Software belajar mewarnai untuk anak....................................Download Disini
untuk yang ini harus diinstal dulu baru bisa dimainkan..........

d. Software belajar baca My ABC untuk anak...........................Download Disini
untuk yang terakhir ini juga harus diinstal dulu baru bisa dimainkan..........

Bagaimana sobat kerenz dan menarik kan untuk anak / buah hati tercinta biar terasah otak kanan dan kiri mereka dan bikin fun anak-anak.....bermain sambil belajar, asyik?hehehe.....

Mohon isi kotak komentar seandainya bisa ya alhamdulillah tergantung koneksi yang sobat pakai dari komputer / laptop untuk bisa mensupport untuk downloadnya, kalau kesulitan bilang saja ya sobat nanti akan saya cek lagi perihal software yang saya sharekan ini, oce ?

Semoga bermanfaat dan selamat mencoba sobat yang budiman, trims

Wasslamualaikum wr wb
readmore »»  
Share